Berita Industri

RUMAH / BERITA / Berita Industri / Apa saja syarat untuk mengganti roller eskalator?

Apa saja syarat untuk mengganti roller eskalator?

Rol eskalator (roda pijakan, roda pemandu, rol pegangan, dll.) merupakan komponen kunci untuk memastikan kelancaran pengoperasian eskalator. Keausan atau kerusakan akan menyebabkan peningkatan kebisingan dan getaran selama pengoperasian, dan bahkan menyebabkan kecelakaan keselamatan.

1. Enam situasi di mana rol eskalator harus diganti
(1). Keausan roller melebihi standar
Keausan pelek: Ketebalannya berkurang lebih dari 20%~30% dari ukuran aslinya (merek berbeda memiliki standar yang sedikit berbeda).
Depresi/deformasi permukaan roda: Muncul lubang, retakan, atau keausan eksentrik yang terlihat jelas (mempengaruhi kelancaran perjalanan).
Metode deteksi:
Gunakan jangka sorong untuk mengukur diameter roller dan bandingkan dengan spesifikasi pabrik.
Amati apakah permukaan kontak antara roller dan rel pemandu seragam.
(2). Rotasi roller tidak normal
Bunyi macet atau tidak normal: Rol tidak berputar secara fleksibel dan mengeluarkan bunyi "mencicit" atau "gesekan logam".
Kerusakan bantalan: Saat memutar roller secara manual, terasa kendor atau hambatannya terlalu besar.
(3). Penuaan permukaan roda karet/poliuretan
Retak dan terkelupas: Roda karet kedap suara retak atau terlepas sebagian (kehilangan fungsi peredam guncangan).
Pengerasan dan hilangnya elastisitas: Tidak ada pantulan saat ditekan dengan kuku, yang dapat menyebabkan kebisingan berlari meningkat.
(4). Kerusakan pada poros roller atau pengencang
Keausan/tikungan gandar: Risiko roller berayun atau terjatuh.
Baut yang kendor atau patah: Perlu segera diganti dan dikencangkan kembali.
(5). Gejala pengoperasian eskalator yang tidak normal
Peningkatan getaran: Penumpang dapat dengan jelas merasakan langkah-langkahnya bergetar.
Penyimpangan atau goresan: Pegangan atau tangga bergesekan dengan panel samping.
(6). Mencapai umur yang direkomendasikan pabrikan
Masa pakai roller biasa biasanya 3 hingga 5 tahun (siklusnya perlu dipersingkat di tempat dengan beban tinggi seperti stasiun kereta bawah tanah).
Lihat siklus penggantian di manual perawatan.


2. Metode pemeriksaan dan pemeliharaan roller
(1). Inspeksi harian
Dengarkan: Apakah ada suara bising yang tidak normal selama pengoperasian?
Lihat: Apakah rollernya bergetar atau karetnya retak?
Sentuhan: Periksa secara manual apakah roller berputar dengan lancar setelah berhenti.
(2). Alat deteksi profesional
Indikator digital: Ukur runout radial roller (umumnya harus ≤0,5 mm). Termometer inframerah: Jika bantalan tidak normal, suhu lokal akan naik.
(3). Tindakan pencegahan penggantian
Penggantian kelompok: Disarankan untuk mengganti rol di area yang sama pada waktu yang sama untuk menghindari gaya yang tidak merata.
Pelumasan dan pemeliharaan: Setelah rol baru dipasang, rol tersebut perlu diisi dengan gemuk khusus (seperti gemuk berbahan dasar litium).


3. Resiko tidak diganti tepat waktu
Bahaya keselamatan: Pelepasan roller dapat menyebabkan anak tangga roboh atau berhenti secara tiba-tiba.
Kerusakan peralatan: Peningkatan keausan komponen seperti rel pemandu dan rantai, sehingga meningkatkan biaya pemeliharaan.
Keluhan penumpang: Kebisingan dan getaran mempengaruhi pengalaman dan bahkan dapat menyebabkan paparan media.